New column on the Malay Mail Online – Asal usul obsesi Melayu dengan tudung

For good reasons and bad, my article on the tudung was one of the most talked about pieces on gender, Islam, and feminism lately (social media metrics: 13,000 Facebook ‘Likes’, more than 6000 Facebook ‘shares’ and over 300 Twitter ‘tweets’). Piece is written in Bahasa Malaysia:

Nampaknya perempuan yang tidak memakai tudung di Malaysia sudah menjadi spesies yang terancam. Soalnya diancam oleh apa dan siapa. Bukan pemburu haram tetapi satu budaya yang mempunyai sejarah yang pendek.

Budaya ini mula menyerap ke dalam sanubari rakyat Melayu-Islam sejak akhir 1970-an. Ini merupakan zaman pembangkitan Islam yang mendapat ilham daripada revolusi Islamik di Iran yang berjaya menjatuhkan kerajaan Reza Shah Pahlavi yang sekular dan didukung oleh Amerika Syarikat.

Read the rest here

A response to my piece and my corresponding response.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s